3 Superstar Piala Dunia 2018 yang Dapat Jadi Incaran Barcelona

3 Superstar Piala Dunia 2018 yang Dapat Jadi Incaran Barcelona

Barcelona merupakan salahsatu dari 2 klub raksasa sepak bola Spanyol. Sehabis meraih 25 title La Liga, 30 Copa del Rey, serta 5 title Liga Champions, Barcelona adalah team yang menonjol di Eropa. Barcelona lumayan tangguh di kompetisi musim kemarin sehabis meraih title La Liga dan Copa del Rey. Mereka nyaris tak dapat di kalahkan di La Liga di dalam semusim menjelang dihentikan Levante di jornada ke-37. Salah satu kekecewaan untuk Barcelona pada kompetisi musim kemarin merupakan tersingkirnya mereka dari Liga Champions dari tangan AS Roma. Ini barangkali merupakan salahsatu hasil negatif yang lumayan memalukan untuk Barcelona. Walaupun mempunyai tim yang bagus, Barcelona harus cari punggawa yang bakal menjadikan mereka tidak dapat di kalahkan kemudian memungkinkan tuk meraih Liga Champions tahun berikutnya. Di bawah ini menurut situs livescore Liga Spanyol 3 superstar di Piala Dunia 2018 yang dapat ditandatangani Barcelona sebagaimana menurut Sportskeeda yang dirangkum oleh website Liga Inggris dan kami posting ulang.

Xherdan Shaqiri – Shaqiri merupakan salahsatu pesepakbola sayap sangat berpotensi di Piala Dunia 2018. Ia mempunyai kecepatan, lincah serta mempunyai keahlian dribbling yang sempurna. Sehabis memainkan 2 Euro lalu Piala Dunia 2014, Shaqiri merupakan salahsatu punggawa sangat berpengalaman bagi Swiss di umur muda, 26 tahun. Sehabis membantu Swiss di dalam 72 laga serta membikin 21 skor, Shaqiri berlaga lumayan istimewa di dalam laga pembuka Piala Dunia mereka vs Brasil. Bersua dengan Serbia, Shaqiri malah membikin skor kemenangan bagi kesebelasannya. Ia bakal amat pas di Barcelona. Kecepatan, tendangan jarak jauh, dapat berlaga di sejumlah posisi bakal memberikan Barcelona penerus yang baik buat Paco Alcacer yang bakal hijrah. Barcelona jelas takkan sukar membeli klausul rilisnya sekitar 12 juta poundsterling.

Sergej Milinkovic-Savic – Sergej Milinkovic-Savic merupakan pemain gelandang remaja berpotensi yang berlaga istimewa di dalam 2 laga pertama-tama untuk Serbia di Piala Dunia 2018. Milinkovic-Savic tangguh secara fisik, mempunyai keahlian umpan berkelas serta mempunyai keahlian buat melindungi bola dari lawan hingga membantu teman-temannya membuat serangan. Jadi playmaker bagi timnya, Lazio, Savic bakal jadi penerus yang baik untuk Andarieas Iniesta. Sehabis mempunyai keahlian guna mengontrol penguasaan bola, power fisiknya bakal terbukti jadi aset untuk team kayak Barcelona yang tak mempunyai banyak punggawa berpotensi dengan fisik yang kuat di team mereka. Sehabis membikin 12 skor di Serie A kompetisi musim kemarin, Lazio menentukan biaya setidak-tidaknya 100 juta euro sebab dia dikontrak sampai dengan akhir musim 2022.

Hirving Lozano – Hirving Lozano barangkali merupakan bakat remaja paling istimewa yang musti diwaspadai di Piala Dunia. Kecepatan, kekuatan fisik, serta finishingnya ketika vs Jerman sangat mengejutkan. Sehabis membikin skor kemenangan kesebelasannya ketika vs Jerman, Lozano jua memberikan operan pada Javier Hernandez yang mencetak skor ke-2 Meksiko vs Korea Sebelah selatan. Serangkaian performanya yang dahsyat telah menarik atensi tim elit di Eropa. Barcelona musti menandatangani Lazano hingga dapat dimainkan di sayap kiri ataupun kanan. Sehabis menandatangani Dembele seharga 105 juta euro, ia tak memenuhi ekspektasi di kompetisi musim perdananya sebab cedera dan ada di kursi cadangan. Lozano bakal jadi pelapis yang baik juga untuknya lalu barangkali jua dapat jadi penerus tuk Neymar.

Demikian ke-3 punggawa yang barangkali musti direkrut oleh klub Catalan di bursa perpindahan punggawa pada bursa transfer tahun ini. Tapi apakah Barca akan memburu salahsatu dari ke-3 punggawa ini masih belum tentu. Mengingat mereka pun memiliki skuat yang sangat mupuni untuk sekarang ini. Tapi apabila kita melihat kiprah mereka di ajang turnamen paling elit Benua Biru, sudah selayaknya mereka untuk merekrut pemain baru.

Leave a Reply

Your email address will not be published.